Biar kayak di pelem-pelem gituh...
Setiap perjalanan menitipkan lelah dan cemas. Bekal yang kita bawa adalah setengah dari nasib yang tak jelas. Sampai waktunya tiba dan kita percaya, ada yang bersedia menapak jejak bersama. Di jalan setapak panjang, di dunia yang berkabut, dan di bulan juni yang kudus rahasia itu dibuka bersama topeng takdir ini ...
Berapa lama tak menulis di blog ini bikin gregetan karena sudah lumutan. Lumutan kata-katanya, lumutan pemikirannya, dan lumutan ceritanya. Hampir setahun boi! gila! Kemana saja saya!
Saya menghilang seperti avatar walau negara api-apian tak lagi menyerang. Ya begitulah. Beberapa hal sudah menyita perhatian di dunia nyata dan dunia tatangga sebelah, yaah salah satunya soal menyambung hidup (ya ya ya hidup emang seperti benang).
Akhirnya kembali menulis blog sepertinya soal takdir. Persis seperti para bujang-lajang yang pada akhirnya berstatus "hati milik orang", dunia pun akhirnya berubah seketika. Rutinitasmu berganti dari single fighter menjadi team fighter yang tak pengen lepas walau sekedip mata (~ting). Butuh waktu pada akhirnya kamu nengok rumah maya milikmu yang sudah lumutan, jamuran, kudisan, dan kurapan. Lalu akhirnya kamu sadar, itu sebagian dari dirimu. Ceileeee.
Hidup itu soal menemukan takdir terus ngangguk-angguk dan bilang, "Oooh ini toh maksud Tuhan menyimpan rahasia-Nya." Jadi, sekian tahun ini rahasia-Nya nyecer sampai akhirnya saya disuruh mungutin dan sadar dari ngimpi-ngimpi setengah sadar itu. Menulis harus dilanjutkan. Apa lagi sudah ada yang nemenin ngeblog dan siap selalu menjadi team fighter melawan naga di barat daya (TING~kedipin bini).
Begitulah sedikitnya pembuka tulisan di blog nganggur ini, yang selanjutnya bakal diisi sedikit rutin (mungkin). See yaaa...

Hai boi, terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Silahkan berkomentar dan meninggalkan kesan menyenangkan. Mari ngobrol asyik tentang apapun di blog nyantai ini. Semoga berkenan ya boi. Salaam #GoBlog ^_^
Terima Kasih
Halama Haris